Apa tanggung jawab utama pemegang sertifikasi POU tambang?

Khotima
Khotima
  • 06 May 2026
  • Updated

Sertifikasi POU - Pengawas Operasional Utama merupakan jenjang tertinggi pengawas operasional di sektor pertambangan. Pemegang sertifikat bertanggung jawab terhadap sistem keselamatan, pengawasan operasional, dan kepatuhan regulasi tambang.

Berdasarkan regulasi yang berlaku, jabatan ini diatur dalam Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Secara teknis, peserta wajib memahami audit keselamatan tambang, manajemen risiko, dan investigasi insiden fatal.

Pelatihan POU berlangsung sekitar 12 hari dengan biaya rata-rata Rp18.000.000 hingga Rp30.000.000. Peserta umumnya berasal dari level superintendent atau manager operasional tambang.

ak3umum.com siap membantu perusahaan tambang dalam pelaksanaan sertifikasi POU dan pembinaan pengawas operasional sesuai standar ESDM.

Tidak Puas dengan jawaban di atas?

Tim ahli kami siap membantu Anda dengan konsultasi gratis. Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan solusi terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Konsultasi online · tim berpengalaman

Sertifikat K3 BNSP & Kemnaker RI

Respons prioritas BNSP & Kemnaker Jalur digital Pendampingan ahli

Tingkatkan kredibilitas profesional dengan sertifikasi BNSP & Kemnaker yang diakui nasional. Tim ahli kami mendampingi jalur dokumentasi dan uji kompetensi secara online—respons cepat dan terukur.

Masih ada pertanyaan terkait Apa tanggung jawab utama pemegang sertifikasi POU tambang?? Diskusikan detailnya dengan konsultan melalui WhatsApp di bawah.

Layanan resmi · komunikasi terdokumentasi · privasi dan data klien dilindungi sesuai kebutuhan korporat.

Sertifikat K3 BNSP

Ada beberapa pilihan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang bisa kamu pilih, tergantung bidang yang kamu minati. Sertifikat ini bisa jadi nilai lebih buat kamu dalam dunia kerja. Berikut ini beberapa sub-bidang sertifikat profesi BNSP yang bisa kamu pertimbangkan